Iran Makin Mengancam, AS Melunak

Antara Iran dan Amerika sepertinya masih dalam keadaan yang sangat panas hingga dikatakan kalau ini akan memicu adanya perang dunia III. Para pejabat dari Iran belum lama ini bersumpah untuk membalaskan dendam mereka atas pembunuhan seorang jendral tertinggi mereka sambil mereka menggaris bawahi kalau serangan mereka sebelumnya ke pangkalan militer Amerika tidak dimaksudkan untuk membunuh.

Dikutip langsung dari The New York Times, bahwa justru AS sudah mulai meredam dan Donald Trump sendiri sudah menyiratkan sebuah tanda ingin mengurangi ketegangan dan mundur dari konflik militer lebih lanjut dengan Iran. Namun seorang komandan Islamic Revolutionary Guards Corps (IRGC) atau diartikan menjadi Korps Pengawal Revolusi Islam menyatakan kalau negeri Para Mullah akan melakukan serangan balasan lebih keras terhadap AS.

Hal ini dipicu karena serangan pemimpin militer dengan pesawat tanpa awak dan pernyataan tersebut hanyalah beberapa pesan yang diajukan oleh sejumlah pemimpin Iran pada bulan lalu setelah serangan rudal Itam yang menghantam 2 pangkalan militer di Irak yang menampung pasukan Amerika.

Baca Juga : Cek Apakah Pasangan Anda Setia Saat LDR

Rentetan dari serangan rudal tersebut tentunya membunuh sebagian besar tentara AS serta menimbulkan kerusakan parah di pangkalan udara di Asad dan Erbil yang menampung ribuan pasukan serta wanita Irak dan Amerika. Mereka berniat untuk mengusir Amerika Serikat keluar dari negara Timur Tengah.

Komandan angkatan udara IRGC, Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh telah menggambarkan serangan di pangkalan Irak sebagai awal dari operasi besar pengusiran Amerika Serikat, tetapi dirinya juga mencatat kalau serangan tersebut tidak bertujuan membunuh siapapun.

Aksi pembalasan dendam ini semakin diyakinkan oleh komandan senior IRGC, Abdollah Aragih mengatakan kalau mereka akan memaksakan balas dendam yang jauh lebih keras terhadap musuh dalam waktu dekat ini.

“Jika AS membuat kesalahan lain, negara itu akan menerima respon yang sangat berbahaya dari kami” ungkap presiden Iran, Hassan Rouhani. ” Langkah ini adalah salah satu manifestasi dari kemampuan kami” kata jendral Fadavi dalam pidatnya di Isfahan.

Ketika retorika dari pasukan Iran memanas, para pemimpin internasional lainnya justru ingin menurunkan ketegangan yang terjadi dan itu tampak sangat kontras dengan yang dibuat oleh pejabat pemerintah Iran sehari sebelumnya.

Isu dari perang dunia ke III ini pun menjadikan sebagian petinggi – petinggi dunia seperti Paus Fransiskus angkat bicara. Akankah hal yang ditakutkan ini terjadi ? Mari kita berdoa agar semua ini tidak terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *